Sebanyak empat orang dewasa dan sembilan anak-anak mengonsumsi daging anjing terinfeksi rabies. Menurut Mario Arriola, dokter hewan pemerintah lokal, penemuannya terkuak saat sedang ada investigasi kasus rabies yang diduga berlangsung di pinggiran kota Zamboanga.
Anjing diketahui mati secara misterius minggu lalu. Setelah pemeriksaan, dipastikan anjing terkena rabies. Ternyata daging anjing itu sudah disajikan untuk warga lokal.
"Kami diinformasikan bahwa orang dewasa di sana mengonsumsi anjing terkena penyakit. Mereka tidak tahu anjingnya positif rabies. Sayangnya, ada anak-anak juga yang mengonsumsinya," tambah Mario, seperti dilansir dari AFP (15/03/2015).
Departemen kesehatan lokal Zamboanga memberi semua orang yang menyantap daging anjing tersebut dengan suntikan anti rabies. Upaya dilakukan agar tidak berkembang jadi penyakit fatal.
Penyembelihan anjing untuk konsumsi sebenarnya dianggap ilegal di Filipina. Namun daging anjing masih menjadi sajian populer yang dikonsumsi diam-diam di beberapa wilayah.
(odi/lus)










0 comments:
Post a Comment